luka lama
selembar daun hijau
mengering di ujung lancipnya
dari ranting rapuh asal jatuhnya
tidakkah selemah itu
rasa cinta yang kau punya
dengan hembusan sepoi angin lalu menjatuhkanmu
segar darah mengucur kini
irisannya tak lebar namun perih
tertetesi pula sebulir air mata
menambah perihnya hingga jantung
tidakkah cintamu seperti putik sari
dihisap madunya oleh kumbang lalu pergi
tapi sari madunya tetaplah abadi
meski kelopak bunganya telah rontok dan kusam
kini meski aku bagai akar
kokoh tertancap hingga perut bumi
tapi tak kuasa menjaga dahan, ranting dan daunnya
karena aku rapuh pada batang
karena luka lama terkoyak kembali
Kenangan Pahit dan Manis Bersamamu
Kenangan Pahit dan Manis Bersamamu
Saat hari ini sibuk mengutak atik email, tiba-tiba malam itu notifikasi emaiku menunjukkan ada email baru yang masuk. "Dari siapa gerangan e-mail ini, koq alamat e-mailnya saya tidak kenal, ah spam barangkali" Gumamku. Tapi entah tiba-tiba jadi sangat penasaran dan dengan pelan kubuka email itu kemudian kubaca perlahan. Ah teringat 11 tahun lalu saat kenangan pahit dan manis bersamamu.
Saat hari ini sibuk mengutak atik email, tiba-tiba malam itu notifikasi emaiku menunjukkan ada email baru yang masuk. "Dari siapa gerangan e-mail ini, koq alamat e-mailnya saya tidak kenal, ah spam barangkali" Gumamku. Tapi entah tiba-tiba jadi sangat penasaran dan dengan pelan kubuka email itu kemudian kubaca perlahan. Ah teringat 11 tahun lalu saat kenangan pahit dan manis bersamamu.
Dear Abang
Aku slalu nulis yg menyedihkan. Sekarang aku mo cerita betapa bahagianya aku pernah bersamamu. Pertama kali kumelihatmu di mesjid istiqlal tlg 23 agsts 97, kau terlihat gagah & smart. Tak pernah terpikir tuk menegurmu, apalagi menjadi pacarmu, tp kau menegur aku & tmnku saat keluar dr kmr mandi. Wah cowo yg td kuperhatikan, manis jg, tiba2 kau mendekat & minta no telp. Duh senengnya, tp hati tak berharap bnyk kau akan menelpon, pikirku ah...hanya iseng pengen tau no telp.
Saat kau menelpon, kagetnya aku, Kau menelpon lama sekali, seneng bngt rasanya, apalagi kau mengajak ketemu. Hari senin tgl 25 agts kita ke TMII rencana ke bait al qur'an, tp tutup. Kau menggandeng tanganku, benar2 ku merasakan sangat bahagia. Ku bisikkan ditelingamu, aku sayaaaang bngt ma kamu. Dengan panggilan sayang, aku memanggilmu abang....
Yah....memang kebersamaan kita tdk lama, krn mungkin kau merasa tdk ada lg kecocokan diantara kita. Tp perlu kau tau, aku sangat merasakan kasih sayangmu, cintamu yg menurutku tulus, walaupun ku tau belakangan bnyk wanita yg ada disekelilingmu. Ada yg cerita ttg kedekatan intimmu dgn seorg wanita sampai sedetail2nya, sempet hati meradang, tp apa hakku, toh kau bukan lg milikku....
Berada disisimu membuatku tenang, tak ingin rasanya terpisah darimu saat ku bersamamu. Kenapa aku sangat mencintaimu, karna aku merasa kaulah laki2 idamanku yg selama ini aku cari.... Yah, aku ingin mendampingimu, merawatmu, menjadi permaisurimu, menjadi ibu dr anak2mu.
Pokoknya kau pernah membuatku serasa memiliki dunia ini, indahnya dunia bila bersamamu, Manusiawi sih. Ya itulah laki2, habis manis sepah dibuang, dah ngerasain enak ya udah ditinggalin...hehehe.
Itu kenangan kita bang.....
Walaupun abang sdh lupa, aku akan slalu ingat, krn abang org spesial buatku, walau aku tau aku bukan org spesial buat abang.
Dari yang selalu mencintaimu.
Membacanya hampir membutku lupa bernafas. Terima kasih mencintaiku dengan tulus, gumamku sambil menutup emailku.
Langganan:
Postingan (Atom)
FLP Maros Membangun Tradisi Menulis
Forum Lingkar Pena Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menggelar seminar kepenulisan untuk siswa dan mahasiswa dalam di Aula Al Markaz Al Isl...
Artikel Populer
-
A. Pendahuluan Sastra merupakan ciptaan manusia yang memiliki ciri yang khas karena penyair berha...
-
Pernah mendengar kata Butta Salewangang ? Kata ini pernah populer sebagai pengganti untuk menyebut Kabupaten Maros. Susah-sulit rasanya mene...