Langsung ke konten utama

Sebuah Situs di "Leang Burung" dan Penambang Marmer di Maros


"Arkeolog berkebangsaan Australia  yang sejak tahun 1970, telah melakukan penelitian di situs tersebut, mengaku sangat prihatin terhadap tindakan semakin dekatnya pekerja /penambang marmer dari situs yang ditelitinya, padahal ia tahu bahwa tempat penambang tersebut adalah daerah terlarang sebab dekatnya dgn situs,  "Suara -suara keprihatinan akan disampaikan kepada BLHD Kabupaten, dan Dinas Pertambangan ." katanya.

Dalam kecemasan terhadap peristiwa tersebut, saat bincang bincang dengan komunitas  "Pemerhati Lingkungan Hidup", sang peneliti tersebut menunjukkan beberapa foto yang diambil tanggal 4 november 2011, terkait dekatnya penambang marmer dengan situs yang ditelitinyan sejak 30 tahun lalu,

Arkeolog yang mengabdikan diri pada penyelidikan di "situs di Leang Burung tersebut", menuai dukungan dari komunitas Pemerhati Lingkungan Hidup tasb, dan  sebagai ungkapan atau tanggapan,"peninjauan kembali ijin tambang Kalau boleh kami anjurkan agar supaya ada ekskavasi darurat oleh BLHD dan Dinas Pertambangan, agar lokasi ini  menemu okupasi sebagai hal yang  penting untuk terlindungni dengan segera " ungkap Muh. Ridwan (Koordinator Umum Koalisi Pemerhati Lingkungan Hidup Maros).




Crew "Revitalisasi Budaya Lokal  Maros",  juga sangat menyesalkan tindakan dekatnya penambang marmer dari dekatnya situs tersebut,   bahkan ia juga mengkritik pihak-pihak atau tokoh-tokoh tertentu yang mem- bungkam terhadap peristiwa ini,  padahal yang dirusak tersebut adalah salah satu jati diri atau jika bukan adalah jejak masa lalu sebuah peradaban di Sulawesi Selatan ini.
________________________________ 
Kaimuddin Mbck. Maros Sulawesi Selatan Indonesia.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Citraan Pada Puisi Titipan Langi Karya Mardianto

A.     Pendahuluan Sastra merupakan ciptaan manusia yang memiliki ciri yang khas karena penyair berhak ingin menjadi apa saja dalam karyanya. Sastra merupakan kegiatan kreatif yang dihasilkan oleh seorang seniman dalam bentuk karya yang fundamental, baik itu dalam bentuk prosa, drama dan puisi sehingga penikmat atau pengapresiasi mampu membedakan jenis dan karekteristrik karya itu sendiri. Tjahjono (2008:1), menyatakan bahwa teks sastra hendaknya dilihat sebagai entitas yang hidup, bukan barang mati. Teks sastra itu sebenarnya sebuah organisme yang hidup bukan sekadar onggokan unsur-unsur bisu dan mati. Salah satu jenis karya sastra adalah puisi . Puisi merupakan ungkapan perasaan yang dituangkan dalam bentuk bahasa yang padat. Penyair memberikan imajinasi atau pencitraan yang khas sesuai dengan kehendaknya. Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalahnya yaitu bagaimanakah citraan pada puisi titipan langit? Adapun tujuan ...

Melawan Galau

Akhir-akhir ini, istilah galau menjadi begitu populer. Media massa bahkan setiap hari "mengkampanyekannya." Galau pun menjadi cerminaan kepribadian anak-anak muda yang cenggeng serta gampang menyerah. Parahnya, para remaja bahkan secara sadar mengganggap diri tak tren jika tak galau. Jika tak mau larut dalam galau , sebenarnya mudah saja. Salah satu caranya adalah dengan membaca kata-kata bijak atau kalimat-kalimat motivasi, misalnya; - Hargai apa yang kamu miliki saat ini. Kebahagiaan tak akan pernah datang kepada mereka yang tak menghargai apa yang telah dimiliki. - Cinta berarti memberi; memberi perhatian, memberi kasih sayang. Dan cinta berarti tidak menuntut atau mengekang. - Berpikirlah sebelum berbicara, karena dengan begitu, kamu akan mengurangi kesalahan pun masalah yang mungkin akan terjadi. - Jika kamu percaya pada dirimu, tidak ada yang dapat menghentikanmu untuk mencapai apa yang kamu inginkan. - Lakukan yang terbaik sekarang. Karena akan lebih buruk bila m...

Pembentukan Karakter Disiplin dalam Pembelajaran

Disiplin A. Pendahuluan Proses pembelajaran bukan hanya berada pada lingkungan formal, tentu kita sepakat hal tersebut. dan bukan hanya pada ruang kelas sehingga banyak ruang dan waktu  dapat dimanfaatkan dalam belajar.  Salah satu cara atau strategi seorang guru agar peserta didiknya tetap belajar di rumah pada saat pulang sekolah yaitu pemberian tugas. Pemberian tugas di rumah menjadi suatu beban yang dirasakan oleh seorang peserta didik disamping kesibukannya bermain, tetapi tidak semua peserta didik seperti itu tentunya, bahkan ada juga peserta didik yang merasa bahwa pekerjaan rumah atau tugas kelompok sangat dibutuhkan oleh mereka. paling tidak bisa keluar dari beban rumah yang mungkin menurutnya adalah beban rumah tangga yang belum seharusnya dikerjakan oleh seorang anak kecil yang masih sekolah. padahal sudah jelas bahwa pekerjaan tersebut adalah proses belajar juga. Pekerjaan rumah adalah pemberian tugas yang sampai detik ini kami rasa adalah suatu pemberosan, k...